Perbedaan Ciri-ciri Jalak Suren Jantan dan Betina

Perbedaan Jalak Suren Jantan dan Betina – Berbeda dengan burung berkicau jenis lain misalnya murai batu, cucak ijo, kacer, anis merah, kenari atau pleci, dimana burung yang memiliki nama ilmiah Sturnus contra ini memang terbilang sedikit berbeda. Jika burung jenis lain seperti yang telah disebutkan, yang mampu gacor dengan suara lebih menjanjikan adalah yang berjenis kelamin jantan, tetapi tidak untuk pengicau yang tergolong pada kelompok jalak-jalakan ini.

Sebagaimana yang telah dikatakan oleh berbagai pihak, jalak suren jantan dan betina memang sama-sama bagus. Akan tetapi juga tak sedikit yang mengatakan kalau kedua jenis kelamin tersebut mempunyai kelebihan tersendiri. Untuk suara jalak suren jantan, banyak yang mengklaim bahwa kicauannya lebih lantang dan bervariasi. Sedangkan untuk betina suaranya terbilang cenderung monoton tetapi nada-nya lebih tinggi dan dominan dengan tembakan melengking sehingga bagus digunakan untuk masteran.

Perbedaan Ciri atau Cara Membedakan Jalak Suren Jantan dan Betina Anakan Torotolan Jawa Bakalan Dewasa Ombyokan

Jalak Suren (Sturnus contra) via flicr @trishafatema (ON/OFF)

Mengingat beberapa pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa memelihara jenis burung ini sangat baik jika disesuaikan dengan kebutuhannya. Apabila difungsikan sebagai burung masteran, maka betina ialah pilihan yang sangat tepat. Kalau hanya memelihara guna dinikmati kemerduan suaranya atau mungkin untuk dilombakan, pejantan adalah sulosinya. Namun sebelum membelinya, tentu alangkah baiknya jika mengetahui perbedaan ciri jalak suren jantan dan betina anakan atau trotolan maupun yang sudah dewasa.

Cara membedakan jalak suren jantan dan betina jawa anakan trotol maupun yang sudah dewasa, sebenarnya terbilang cukup sulit. Pasalnya burung berbadan gempal ini memang mempunyai tampilan atau ciri fisik yang hampir serupa antara kedua jenis kelamin-nya. Tidak seperti halnya cucak ijo dewasa yang mana bisa dikenali jenis kelamin-nya hanya dengan mengamati warna bulu yang ada pada bagian wajahnya (topeng). Meski terbilang sulit, akan tetapi bukan berarti kalau ciri-ciri jantan dan betina jalak suren tidak bisa dibedakan.

Perbedaan ciri-ciri jalak suren jantan dan betina trotolan, bisa diperkirakan dengan cara mengamati gaya berdiri dan tampilan fisiknya. Jika gaya berdiri lebih tegap, maka bisa diprediksi kalau jenis kelamin-nya adalah jantan. Apabila bentuk kepala tampak bulat dan terlihat lebih kecil, bisa dibilang bahwa ia berjenis betina. Sedangkan untuk burung dewasa, bila ukuran tubuh relatif lebih besar, tidak menutup kemungkinan jika ia adalah pejantan. Untuk lebih lengkapnya lagi mengenai cara membedakan jantan betina jalak suren anakan dan dewasa sebagai berikut;

Perbedaan Jalak Suren Jantan dan Betina Dewasa

Ciri-ciri Jalak Suren Jantan Dewasa

  • Paruh lebih panjang dan kokoh
  • Ukuran jari lebih panjang dan kokoh
  • Kulit atas mata terlihat lebih jelas dan cerah
  • Kepala lebih besar dengan bentuk yang bulat
  • Jambul lebih panjang dan melebar ketika mengembang
  • Ekor berukuran lebih panjang dengan bulu yang menyatu
  • Pada bagian bawah tubuh terdapat bulu putih yang tampak lebih bersih
  • Tubuh berukuran relatif lebih besar dengan bentuk lonjong dan panjang
  • Pada bagian kepala, punggung dan dada, bulu yang berwarna hitam tampak lebih mengkilap.

Ciri-ciri Jalak Suren Betina Dewasa

  • Paruh cenderung pendek
  • Jari kaki berukuran lebih pendek
  • Kulit bagian atas mata tampak pucat
  • Terkadang kepalanya terlihat ramping
  • Saat jambul mengembang tidak lebih panjang dan lebar
  • Ukuran ekor cenderung lebih pendek dan halus
  • Bagian bawah tubuh ada bulu putih yang tampak kusam
  • Tubuh berukuran lebih kecil dan pendek dengan bentuk yang bulat.

Perbedaan Jalak Suren Jantan dan Betina Jawa Anakan Trotol

Ciri-ciri Jalak Suren Jantan Trotolan atau Anakan

  • Gaya berdiri lebih tegak tegas
  • Belahan dada memanjang sampai pada bagian vent atau kloaka (terlihat saat burung membusungkan dada dan ketika bertengger)
  • Kepala berukuran lebih besar dengan bentuk yang lonjong
  • Lebih agresif dibanding betina, meskipun masih anakan atau trotolan.

Ciri-ciri Jalak Suren Jantan Trotolan atau Anakan

  • Cara berdiri tidak lebih tegap dan setegas jantan
  • Ukuran kepala tidak lebih besar dengan bentuk bulat
  • Belahan dadanya hanya sampai perut dan tidak mencapai kloaka.

Cara membedakan jalak suren jantan dan betina jawa trotol dan yang sudah dewasa seperti yang telah disampaikan adalah metode yang dikutip dari situs om kicau. Cara untuk mengetahui perbedaan ciri jantan dan betina tersebut, bisa rekan-rekan jadikan sebagai tolak ukur guna mengidentifikasi jenis kelamin dari burung yang dikelompokkan pada suku Sturnidae ini. Baik itu saat membelinya di ombyokan atau di tempat penangkaran. Namun perlu diketahui bahwa beberapa perbandingan di atas sifatnya relatif, sehingga ketelitian serta jam terbang tinggi sangat dibutuhkan dalam hal ini.

Source:

jalak suren jantan dan betina bagus mana, jalak suren betina, ciri jalak suren jantan anakan, perbedaan jalak suren jantan dan betina anakan, ciri jalak suren jantan yang bagus, ciri ciri jalak suren jantan masih trotol, perbedaan suara jalak suren jantan dan betina, perbedaan jantan betina jalak suren jawa, jenis jalak suren yang paling bagus, ciri jalak suren jantan