Tips Mengatasi Kacer yang Sering Mbagong

Mengatasi Kacer Mbagong – Berbagai cara jitu yang dimaksudkan untuk menghilangkan kebiasaan kacer ngebagong atau mbedesi / nguda laut, hingga saat ini memang terus diupayakan oleh para kicaumania. Namun, berdasarkan sepengetahuan penulis, pada kenyataannya perilaku mbedesi sendiri tidak bisa dipisahkan dari tubuh burung. Pasalnya tidak sedikit yang mengatakan kalau kebiasaan tersebut merupakan sifat bawaan atau suatu tingkah laku alami yang dimiliki oleh pengicau dari suku Muscicapidae ini. Dengan kata lain, semua kacer pada dasarnya memiliki kebiasaan itu dan sampai sekarang ini belum ada cara yang akurat untuk menghilangkannya.

Ciri kacer mbagong sendiri yaitu ditandai dengan tingkah laku yang aneh. Semisal dada terlihat membusung atau jadi menggelembung, ekor menunjuk ke arah bawah, kepala ditekuk ke atas layaknya postur kuda laut dan lain sebagainya. Mbedesi biasanya terjadi karena suatu alasan tertentu, misalnya kondisi burung sedang tidak fit. Saat ngebagong, pada umumnya burung juga akan cenderung jadi macet bunyi atau hanya bersiul dengan suara-suara tanpa variasi. Apabila mbedesi sampai terjadi, supaya burung lekas lepas dari kebiasaan ini dan bisa tampil dengan suara yang menjanjikan lagi, maka ada baiknya jika cara mengatasi kacer mbagong lekas diterapkan.

Cara Mengatasi Kacer Mbagong Saat Lomba, Digantang, Ditrek, om kicau, saat diadu, jalan, penanganan parah.

Gambar / Foto Contoh Kacer Mbagong via flickr @Charles Lam

Mbedesi tidak hanya terjadi pada burung rawatan harian saja, namun juga kerap melanda terhadap burung-burung yang khusus dilombakan. Dan untuk burung yang menjadi pengicau andalan lomba tetapi sering nguda laut, tidak menutup kemungkinan kalau penampilannya akan cenderung jadi kurang maksimal. Bisa demikian, sebab burung yang sedang ngebagong, umumnya tengah mengalami kondisi drop atau turun mental, sehingga kurang bagus jika ditrek atau digantang dengan burung lain, terlebih lagi kalau untuk dilombakan. Itu sebabnya supaya burung bisa cepat gacor kembali, maka ada baiknya jika cara mengatasi kacer mbagong saat lomba lekas dilaksanakan.

Penanganan Kacer Mbagong

Kacer mbagong saat ditrek maupun saat lomba, biasanya terjadi karena faktor-faktor tertentu. Adapun penyebab yang memungkinkan bisa membuat burung jadi sering mbedesi, antara lain lantaran setelan EF atau pemberian pakan kacer tambahan yang kurang sesuai dengan karakternya, pemandian yang kurang intensif, sering mengganti sangkar atau pola tangkringan-nya, kondisi tubuh burung yang kurang fit dan lain-lain. Untuk cara mengatasi kacer mbagong saat digantang, setidaknya beberapa ringkasan informasi berikut ini bisa bermanfaat;

Setelan EF (Ekstra fooding)

Sebagaimana yang telah dimuat dari laman omkicau.com, disitu dijelaskan bahwa memberikan pakan kacer yang berupa EF secara berlebihan ternyata juga bisa memicu terjadinya ngebagong. Cara mengatasi kacer mbagong om kicau yang merujuk pada setelan makanan tambahan atau EF, bisa diketahui dengan memahami karakter burung terhadap pemberian jangkrik (contoh EF yang dipakai adalah jangkrik). Jika setiap harinya burung diberi 4-5 ekor jangkrik atau lebih, di pagi dan sore hari, maka tahapan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menguranginya menjadi 3 ekor di pagi dan sore hari.

Setelah pemberian jangkrik diturunkan menjadi 3 ekor di pagi dan sore sudah berjalan selama 5 hari, kemudian perlahan porsi jangkrik ditingkatkan menjadi 4 ekor. Menginjak hari ke 10, jumlah jangkrik ditambah lagi menjadi 5 ekor di pagi dan sore hari. Lepas dari 14 hari, burung bisa dicoba untuk ditrek pada pelaksanaan latber atau bahkan diikutsertakan ke dalam perlombaan. Jika kacer masih saja mbedesi saat digantang, coba berikan 2-3 ekor ulat bambu / bumbung di pagi dan sore hari dan porsi jangkrik tetap 5 ekor. Memberikan ulat bambu secara rutin dan konsisten, banyak dianggap bisa mengatasi kacer mbangong.

Setelan Tangkringan dan Sangkar

Mbagong bisa terjadi lantaran pola tangkringan dan sangkar yang tidak sesuai. Biasanya para kicaumania sering mengganti sangkar dan posisi tangkringan. Ketika burung sudah nyaman dengan sangkar begitupun pola tangkringan yang ditempatinya, tetapi kemudian diganti, maka tidak menutup kemungkinan jika hal ini bisa membuat burung jadi merasa kurang nyaman. Dan rasa kurang nyaman itu sendiri, sangat memungkinkan kalau bisa menjadi sebab dari kebiasaan mbedesi. Salah satu cara mengatasi kacer mbagong akibat pergantian sangkar dan pola tangkringan, yaitu dengan mengembalikannya seperti sediakala.

Mandi Secara Intensif

Penyebab kacer mbagong, bisa dikarenakan pemandian yang tidak intensif. Memandikan burung secara intensif ialah yang dilakukan dengan teratur dan tepat waktu. Jika mandi burung tidak dilaksanakan dengan teratur dan tepat waktu, maka tidak menutup kemungkinan kalau ia akan jadi sering mbedesi. Bisa demikian, sebab kacer pada umumnya memang memerlukan mandi yang teratur agar tubuhnya tetap segar dan nyaman lantaran terjauh dari berbagai kotoran. Pemandian yang intensif, dimana tepat pada waktunya dan burung memang sedang ingin mandi, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memasukkan-nya ke dalam keramba mandi.

Melepas burung ke dalam keramba mandi bisa dilakukan pada pagi, siang, sore dan malam hari. Setelah burung sudah masuk ke dalam keramba mandi, tinggal menunggu waktu yang disukainya untuk mandi. Jika di pagi hari burung tidak mau madi saat dimasukkan ke dalam keramba mandi, maka coba lagi di siang hari. Namun kalau siang juga belum mau, lakukan lagi di sore hari dan seterusnya. Semisal ia terlihat lebih sering mandi pada pagi dan sore hari, bisa diketahui bila waktu yang paling digemarinya untuk mandi adalah di pagi dan sore hari. Dengan begitu, sangat diharapkan kalau kita bisa memandikan burung tepat waktu dan teratur yang mana menjadi pokok dari pemandian yang intensif.

Penanganan Kondisi yang Tidak Fit

Selain setelan EF, setelan pola tangkringan atau sangkar dan mandi intensif, cara mengatasi kacer mbagong parah, bisa diminimalisir dengan penanganan kondisi yang tidak fit. Bisa demikian, sebab kebiasaan mbedesi juga bisa ditimbulkan oleh kondisi burung yang kurang fit. Sedangkan untuk mengetahui kondisi burung yang tidak fit, dapat diamati melalui ciri-ciri kotorannya. Jika biasanya burung jarang nguda laut tetapi kemudian jadi sering, maka segera periksa kotorannya. Apabila kotoran burung tidak seperti pada umumnya, misalkan terlihat banyak mengandung air atau mencret, mungkin ini petanda kalau kondisinya sedang tidak fit.

Sedang terserang penyakit dan stres menjadi penyebab kuat yang membawa burung pada kondisi tidak fit. Selalu menjaga kebersihan sangkar, banyak dibilang mampu mengurangi angka terjadinya stres. Untuk penanganan kacer mbagong yang terjadi lantaran terserang penyakit seperti cacingan yang ditandai dengan adanya beberapa gelembung pada kotorannya, yaitu bisa ditindaklanjuti dengan cara memberikan obat cacingan. Terakhir, usahakan berikan voer dengan konsisten, baik itu merk voer maupun kadar protein yang ada di dalamnya. Pemberian voer yang tidak konsisten banyak dianggap dapat memicu terjadinya kebiasaan mbedesi.

Source:

mengatasi kacer mbagong saat ditrek, mengatasi kacer mbagong saat diadu, mengatasi kacer mbagong, mengatasi kacer mbagong saat lomba, kacer mbagong, cara mengatasi kacer mbagong saat lomba, ciri kacer mbagong, lagi lagi kacer mbagong, cara mengatasi kacer mbagong, mengatasi kacer mbagong jalan