Perbedaan Ciri-ciri Pleci Jantan dan Betina

Perbedaan Pleci Jantan dan Betina – Dalam merawat aneka macam jenis burung berkicau, menentukan jenis kelamin adalah hal paling penting. Begitupun untuk pengicau yang juga sering disebut dengan nama kacamata ini. Pasalnya tidak semua jenis kelamin burung mempunyai kemampuan yang sama dalam segi berkicau. Itu sebabnya, sebelum pemeliharaan burung berlangsung maka ada baiknya jika mementukan pemilihan jenis kelamin terlebih dahulu. Tujuannya supaya untuk kedepannya prospek burung bisa sesuai dengan tujuan dari awal pemeliharaan.

Kalau tujuan awal memelihara burung pleci adalah untuk dinikmati kemerduan akan suara gacornya atau guna dijadikan sebagai pengicau yang dikhususkan untuk lomba, maka pleci jantan adalah pilihan yang sangat tepat. Bisa begitu sebab pejantan dari jenis burung ini, pada dasarnya memang mempunyai suara yang lebih menjanjikan dibandingkan dengan lawan jenisnya. Baik itu pada segi variasi maupun kelantangan volume saat berkicau. Itu sebabnya, betapa pentingnya untuk mengetahui cara membedakan ciri-ciri pleci jantan dan betina sebelum proses pemeliharaan berlangsung.

perbedaan pelci jantan betina, montanus, auriventer, buxtoni, dakun bali, daput, dada kuning mata coklat, mata putih, lokal malang.

Pleci / Kacamata (Zosterops) via flickr @houroumono

Salah satu kelebihan yang dimiliki pleci betina yaitu terdapat pada suaranya. Suara pleci betina birahi, saat ini sudah marak dimanfaatkan untuk memancing bunyi jantan. Dan metode tersebut telah banyak dicoba. Alhasil pemacingan bunyi sedemikian, telah banyak mendapat tanggapan yang positif. Jika mempunyai burung yang macet bunyi dan kebetulan adalah pejantan, maka tidak ada salahnya jika mencoba memperdengarkan suara panggilan yang dihasilkan oleh lawan jenisnya. Namun sebelum dilaksanakan, tentu rekan-rekan dianjurkan untuk mengetahui perbedaan pelci jantan dan betina terlebih dahulu.

Keuntungan dari mengetahui cara membedakan ciri-ciri pleci jantan dan betina ialah untuk mempermudah proses pemeliharaan jenis burung ini untuk kedepannya. Jika misalkan kita menginginkan untuk memelihara burung jantan guna dijadikan sebagai pengicau lomba dan kemudian ditengah-tengah jalan keadaannya tiba-tiba macet bunyi, di waktu inilah peran dari burung betina sangat dibutuhkan untuk memancing bunyinya supaya bisa gacor seperti sediakala. Dan kalau sudah tahu perbedaan jenis kelamin-nya, maka akan lebih mudah dalam menjalankan proses yang diinginkan.

Perbedaan pleci jantan dan betina yang paling akurat, sebenarnya bisa ketahui dengan mudah. Seperti sebelumnya, di saat memperdengarkan suara pleci betina, sudah dapat dipastikan mengenai ciri dari jenis kelamin-nya. Dimana betina hanya mampu menghasilkan suara panggilan-panggilan yang sudah tentu berbeda dengan pejantan yang mana mempunyai gacoran lebih bervariasi. Namun mengenali jenis kelamin burung dengan cara mengamati kicauan-nya akan lebih sulit jika kondisinya masih bakalan atau bahan, terutama untuk burung yang dibeli dari ombyokan.

Membedakan pleci jantan dan betina ombyokan, tentunya akan lebih sulit. Sebab, burung bahan atau bakalan yang dijual secara acak di pasaran, kebanyakan adalah burung-burung yang masih belum bisa bunyi. Dengan begitu, cara untuk mengenali ciri jenis kelamin-nya melalui pengamatan pada segi suara gacornya tentu akan serasa agak sulit. Meski sedemikian, namun masih ada beberapa metode yang bisa rekan-rekan dijadikan sebagai tolak ukur atau perkiraan dalam mengetahui jenis kelamin burung pleci ombyokan sebelum membelinya. Untuk lebih lengkapnya lagi, berikut info lengkapnya;

Ciri Pleci Jantan

  • Tubuh ramping panjang
  • Kepala lebih besar dan bulat
  • Paruh cenderung lebih pendek
  • Pen atau dubur panjang vertikal dengan banyak bulu
  • Ekor relatif lebih panjang dan terlihat lancip seperti huruf ”V”
  • Bulu berwarna lebih pekat atau tajam
  • Lingkar mata bagian bawah tampak putus-putus.
Ciri Pleci Betina
  • Tubuh pendek dan bulat
  • Kepala lebih kecil
  • Paruh lebih panjang
  • Bulu pada pen atau dubur lebih sedikit
  • Ekor cenderung pendek dengan ujung rata
  • Bulu berwarna cederung tampak lebih kusam
  • Lingkar mata bawah lebih tebal dan tidak putus-putus.

Perbedaan ciri-ciri pleci jantan dan betina seperti yang telah disajikan adalah metode yang marak diterapkan guna memperkirakan jenis kelamin dari burung yang mempunyai bulu dominan hijau zaitun ini. Meskipun akurasi-nya tidak tepat 100%, namun beberapa informasi yang usai disampaikan, setidaknya masih bisa dijadikan sebagai tolak ukur sebelum membelinya di ombyokan atau tempat-tempat lainnya. Selain berdasarkan ciri fisik, memperkirakan jenis kelamin burung bertubuh kecil se ukuran ciblek ini juga bisa melalui pengamatan pada perilakunya.

Membedakan jenis pleci jantan atau betina dengan cara mengamati tingkah lakunya, juga tidak ada salahnya jika diterapkan pada jenis auriventer, buxtoni, black capped, montanus, dakun bali atau dada kuning bali, dakun lokal, dada putih, dakun macok atau dada kuning mata coklat, dakun maput atau dada kuning mata putih dan sebagainya. Untuk lebih lengkapnya lagi, mengenai beda perilaku jantan dan betina burung pleci, rekan-rekan kicaumania bisa menyimak info lengkapnya sebagaimana berikut ini;

Perilaku Pleci Jantan

  • Lebih lincah dan agresif
  • Saat disemprot menggunakan spayer, pupil mata agak mengecil dan bulu di sekitar kepala mengembang seperti jambul.

Perilaku Pleci Betina

  • Cenderung pendiam dan tidak lebih gesit seperti jantan
  • Saat dimandikan dengan sprayer, bulu kepala tidak terlihat mengembang atau tampak jambul
  • Ketika disatukan dalam satu kandang, biasanya burung betina sering mencabuti bulu jantan dengan paruhnya.

Dalam memperbedakan jenis burung pleci jantan dan betina melalui pengamatan pada tingkah laku, terkadang oleh burung bisa langsung direspon dan kadang tidak. Dengan kata lain, belum tentu semua burung dapat dibedakan jenis kelaminnya dengan cara mengamati perilaku. Adapun perbedaan ciri jenis kelamin yang paling akurat dari pengicau berciri khas gacor ngalas ini, yaitu terletak pada suaranya. Jika bisa ngerol, nembak, ngebren, ngalas atau viariasi lainnya, maka sudah bisa dipastikan kalau jenisnya jantan. Sedangkan betina hanya mampu mengeluarkan suara panggilan yang cenderung monoton tanpa genjotan bervariasi.

Source:

pleci jantan dan betina jika disatukan, pleci jantan dan betina dalam satu kandang, pleci black capped jantan dan betina, pleci black capped betina, ciri pleci betina birahi, pleci black capped jantan, pleci jantan dan jantan dalam satu kandang, ciri pleci black capped jantan dan betina, pleci black capped, pleci black cap jantan